PNPM Mandiri Perdesaan jadi Ruh Gerbang Ratu

Foto0007

Yang ditunggu-tunggu masyarakat perdesaan di Provinsi Banten, kucuran dana Rp 1 miliar/ kecamatan untuk pembangunan infrastruktur kecamatan, akhirnya terwujud.  Gubernur Banten, Hj. Ratu Atut Choisiyah Senin (18-3-2013) secara resmi meluncurkan program Gerakan Pembangunan Kecamatan  Banten Bersatu (Gerbang Ratu), di Hotel Ratu Bidakara, Serang Banten. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan kembali, Gerbang Ratu merupakan program penanggulangan kemiskinan yang sepenuhnya berintergrasi dengan PNPM Mandiri Perdesaan.

Menurutnya, PNPM Mandiri Perdesaan sudah teruji dan terbukti mampu menggerakkan partisipasi masyarakat  dan hasilnya sudah dirasakan oleh rakyat banten yang mayoritas berada di kecamatan dan desa. Karena itulah Gubernur Banten memilih Formula PNPM Mandiri dalam teknis Gerbang Ratu. Menurut rencana dana tersebut akan mulai disalurkan pada bulan Mei mendatang.

“Ketika saya berkunjung ke desa-desa, saya bertemu dengan masyarakat dan merasakan langsung bagaimana kesulitan karena infrastruktur jalan yang rusak. Ibu-ibu mengeluh karena sulitnya menjangkau sarana kesehatan. Para guru juga mengelukan, anak-anak kesulitan tidak bisa berangkat ke sekolah, atau kalau datang mereka terlambat,” tutur Ratu Atut.

Kau ibu di perdesaan juga sudah merasakan manfaat pinjaman SPP, dan meminta agar kegiatan simpan pinjam juga dilanjutkan. Hanya saja untuk tahun 2013 ini Gerbang Ratu hanya dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Namun tidak menutup kemungkinan, pada tahun depan SPP akan dapat digulirkan melalui Gerbang Ratu.

Diungkapkannya, pada saat itu sudah terpikirkan untuk merancang program Rp.1 miliar per kecamatan. Namun pihaknya harus memikirkan payung hukumnya. Setelah melakukan konsultasi dari berbagai pihak, dan memperoleh azas legalitas yang memadai, barulah program ini digodok dan dimatangkan.

Untuk menguatkan payung  hukum dan  menghindari penyimpangan diterbitkan pula Peraturan Gubernur Banten (Pergub) No. 13 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Provinsi Banten melalui program Gerakan Pembangunan Kecamatan Banten Bersatu (Gerbang Ratu) dengan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri.

Ratu Atut juga meminta agar para pelaku PNPM  dan masyarakat penerima manfaat mendukung kegiatan Gerbang Ratu dengan sebaik-baiknya. Sebab keberlanjutan program ini sangat tergantung dari  dukungan masyarakat itu sendiri.

Sementara itu Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Tarmizi A Karim,  yang juga hadir dalam acara tersebut, memuji Pemerintah Provinsi Banten yang telah berhasil mengambil apa yang disebutnya sebagai ruh PNPM  dan mengintegrasikannya dengan kegiatan pemerintah daerah sehingga terwujudlah Gerbang Ratu ini. Menurutnya, PNPM dicanangkan agar masyarakat bisa berperan sejak perencanaan hingga pelaksanaan. Diharapkan pola PNPM yang sudah sukses membangkitkan partisipasi, transparansi dan demokrasi ini dapat diteruskan.

“Peluncuran Gerbang Ratu adalah sesuatu yang unik, berbeda dengan yang biasa. Diharapkan replikasi konsep-konsep PNPM yang digunakan oleh Pemprov Banten ini dapat diteruskan di daerah-daerah lain,” tandas Tarmizi. Ia meminta masyarakat Banten untuk menjaga Gerbang Ratu jangan sampai bermasalah di kemudian hari.

Sementara itu Ketua Umum Ikatan Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (IPPMI) Ibnu Taufan yang berkesempatan hadir mengungkapkan, selama ini PNPM Mandiri Perdesaan telah memberi kontribusi yang tinggi bagi tercapainya percepatan pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.

“Masyarakat miskin memiliki energi (mental, rasa, karsa) untuk membangun kesadaran kritis, mengambil keputusan (pilihan). Kemiskinan dan semua masalah yang menjadi hambatan untuk berkembang merupakan tanggungjawab bersama masyarakat. Masyarakat mampu mengorganisasikan potensi menjadi pemimpin perubahan sosial,” demikian Ibnu Taufan menjelaskan.

Di lain pihak, Kepala Badan Pembedayaan Perempuan dan Masyarakat Desa (BPPMD) Provinsi Banten H Sigit Suwirtarto  selaku Satuan Kerja (Satker) PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Banten, dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan Gerbang Ratu digelar di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lebak, Kota Serang dan Kota Cilegon, dengan jumlah total 154 kecamatan. Kegiatan pelaksanaan Gerbang Ratu  akan dimulai Bulan Mei hingga Desember 2013.

Acara peluncuran Gerbang Ratu ini dihadiri tidak kurang dari 300 warga masyarakat dari berbagai unsur yang selama ini telah aktif bergelut, baik memfasilitasi maupun mengelola PNPM Mandiri Perdesaan di seluruh pelosok Banten.  (IEC)

Pos ini dipublikasikan di Berita, Pemberdayaan, Perdesaan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s