Peduli Pendidikan Kejuruan, UPK Wanasalam Bimbing Siswa Pakerin

PTDC0107

Sekelompok siswa berseragam SMKN 1 Malingping, Kabupaten Lebak, duduk bersila di lantai tampak tekun memperhatikan penjelasan Marhati, Bendahara UPK Kecamatan Wanasalam.

Setelah itu mereka mulai bekerja, melakukan simulasi memasukkan data manual dari nota-nota ke dalam sebuah buku kas. Sesekali siswa-siswi itu 
be
rtanya, dan langsung mendapat penelasan dari sang pembimbing. Begitulah suasana Praktek Kerja Industri (Pakerin) yang berjalan dengan suasana yang akrab dan menyenangkan di Kantor UPK Wanasalam, pertengahan Oktober silam.

“Alhamdulilah, UPK Wanasalam mendapat kepercayaan dari kalangan pendidikan menegah kejuruan yang ada di Kecamatan Wanasalam dan Malingping. Sudah tiga tahun ini, baik SMK Negeri maupun swasta mengirimkan siswa-siswinya ke sini untuk belajar tentang akuntansi, khususnya yang diterapkan di UPK,” kata Iwan Kurniawan Ketua UPK Wanasalam. Sistem pengelolaan administrasi keuangan sebagaimana diterapkan dalam kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan selama ini dinilai sangat efisien dan dapat diterapakan dalam perusahan, baik dalam skala kecil, menengah maupun besar. Karena itu, model administrasi itu dipelajari  para pelajar SMK langsung dari sumber yang menerapkannya.

“Disamping itu, Pakerin ini juga perwujudan kepedulian UPK dalam dunia pendidikan di wilayah kita, sekalian antu-bantu kita di sini,” ujar pemuda yang gemar bercanda ini. Pernyataan Iwan jugaPTDC0108 disepakati rekannya, Ade Amsori yang menjabat sebagai Sekretaris UPK.

Sekedar gambaran, Kecamatan Wanasalam merupakan wilayah pemekaran dari Kecamatan Malingping, persis di lintasan pantai selatan Banten yang berpanorama indah. Kecamatan Wanasalam terdiri dari 13 desa, dengan jumlah penduduk 48.786 jiwa, 24. 384 KK. Sebanyak 19. 250 KK ( 75% ) dikategorikan keluarga miskin. Sejak tahun 2007, Wanasalam telah terlibat dalam program yang saat itu masih berlabat PPK.
Secara ekonomi, mata pencaharian masyarakatnya mayoritas adalah petani dan nelayan. Sumberdaya alam yang potensial adalah persawahan dan kelautan. Adapun produk unggulannya adalah padi, ikan, dan pariwisata. (Iec)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s